Tips Memilih Software Akuntansi Untuk Bisnis Anda
Skip to content

Tips Memilih Software Akuntansi yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Overview

Halo #RefinePartners, kali ini kami akan membahas topik tentang memilih software akuntansi yang tepat. Pada artikel ini, kami akan membahas beberapa poin yaitu:

  1. Penjelasan tentang apa itu sistem akuntansi
  2. Apa bedanya sistem akuntansi, mesin kasir dan software gudang.
  3. Sekilas mengenai infrastruktur IT yang dibutuhkan untuk mendukung software akuntansi.
  4. Tips memilih software akuntansi untuk bisnis Anda?

Panduan Pembaca

Kami berusaha membahas topik ini secara berimbang dengan tujuan semata-mata untuk mengedukasi Anda bagaimana mengelola keuangan perusahaan dengan lebih baik, oleh karena itu Anda bisa melakukan beberapa hal ini untuk kembali ke halaman ini.

  1. Klik link ini untuk bergabung dengan Whatsapp group, sehingga kami dapat mengirimkan artikel-artikel yang membahas banyak tentang pengelolaan keuangan perusahaan.
  2. Menyimpan halaman ini pada bookmark Anda dengan tekan Ctrl (Cmd) + D.
  3. Follow social media kami untuk mengikuti informasi & perkembangan terbaru seputar pengelolaan keuangan yang baik.

Penjelasan tentang apa itu software akuntansi

Software akuntansi adalah suatu perangkat lunak (software) yang membantu perusahaan Anda untuk melakukan pencatatan keuangan. Fungsi atau fitur dari software akuntansi beragam tergantung seberapa besar kebutuhan pencatatan keuangan perusahaan tersebut.

Software akuntansi tergolong salah satu sumber daya yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan mencatat dan memantau seluruh transaksi keuangan. Oleh karena itu banyak perusahaan termasuk Anda mungkin bingung bagaimana menentukan software akuntansi yang tepat untuk bisnis Anda. 

Jika didefinisikan dari fitur-fitur, maka software akuntansi harus memiliki beberapa fitur sebagai berikut:

  1. Fitur mengelola master data
  2. Fitur mengelola transaksi pembelian, penjualan, persediaan dan keuangan.
  3. Fitur melihat laporan-laporan keuangan seperti buku besar, neraca saldo, laba rugi & neraca.

Apa bedanya software akuntansi, software kasir dan software gudang.

Lalu kemudian ada beberapa term yang banyak digunakan dan beredar di pasar saat ini yaitu: Software akuntansi, software kasir, dan software gudang. Apa bedanya antara software akuntansi, software kasir dan juga software gudang?

  1. Pertama software gudang umumnya hanya mencatat mutasi atau transaksi yang mempengaruhi penambahan dan juga pengurangan nilai persediaan suatu perusahaan.
  2. Kedua, software kasir umumnya hanya mencatat penjualan saja. Laporan laba rugi yang ditawarkan umumnya hanya sampai laba kotor, tidak sampai menampilkan laba bersih perusahaan. Kemudian laporan akuntansi lain seperti buku besar, neraca saldo, dan neraca umumnya tidak ada.
  3. Ketiga, software akuntansi sendiri, seperti yang sudah kami jelaskan pada sub bab sebelumnya, fitur-fitur yang ada pada software akuntansi yaitu mengelola master data, transaksi (pembelian, penjualan, persediaan & keuangan), laporan-laporan akuntansi.

Untuk memudahkan memahami, kami akan visualisasikan dalam sebuah tabel fitur-fitur antara software akuntansi, software kasir, dan software gudang.

Software GudangSoftware KasirSoftware Akuntansi
Master dataHanya produkHanya produk & customerProduk, pelanggan, pemasok, kas / bank, nomor akun, dll.
Transaksi persediaanVVV
Transaksi pembelianV
Transaksi penjualanVV
Transaksi keuanganHanya transaksi masukTransaksi masuk & keluar
Jurnal akuntansiv
LaporanPersediaanPenjualan, persediaan, & laba kotorSemua transaksi & laporan laba rugi, neraca saldo, buku besar & neraca keuangan

Software Akuntansi Cloud vs Offline

Salah satu keuntungan menggunakan software akuntansi adalah bagaimana informasi tiap divisi dapat terhubung dengan divisi lain. Tentu dilengkapi dengan hak akses tertentu ya. Dengan kesinambungan informasi ini membuat pekerjaan tentu lebih efisien.

Karena software ini dapat “connecting” dengan divisi lain, maka jika membahas software akuntansi ini sangat dekat kaitannya dengan infrastruktur IT. Oleh karena itu disini kami akan membahas beberapa opsi infrastruktur IT yang umumnya digunakan saat implementasi software akuntansi.

  1. Software akuntansi online / cloud.
    Metode ini artinya program beserta dengan data disimpan pada suatu pusat data yang memiliki keamanan dan koneksi internet yang baik. Sehingga user dapat mengakses cukup dengan koneksi internet.
  2. Software akuntansi offline.
    Metode ini sangat familiar di awal tahun 90an, ketika koneksi internet di Indonesia masih sangat kurang. Program dan data disimpan pada lokasi yang sudah ditentukan perusahaan, dengan menambahkan hardware tertentu yang mendukung perusahaan menyimpan data-data perusahaan dengan baik dan aman. Dengan metode ini Anda tidak dapat mengakses program di luar jaringan perusahaan Anda.
  3. Software akuntansi semi online.
    Metode ini bisa dibilang gabungan antara opsi 1 & 2. Dimana program dan data disimpan pada lokasi perusahaan, namun ditambahkan support jaringan internet pada server utama. Sehingga data masih bisa diakses jika user berada di luar jaringan kantor.

Di bawah ini adalah ilustrasi yang dapat membantu Anda untuk memahami apa yang kami jelaskan di atas.

Setelah memahami, kemudian pasti pertanyaannya mana yang lebih baik? Dalam menentukan suatu implementasi sistem tentu tidak ada pilihan absolut yang terbaik. Semua kembali kepada kebutuhan perusahaan.

Tips memilih software yang tepat untuk bisnis Anda

Ingat, tujuan utama implementasi sistem adalah menunjang kebutuhan dari bisnis. Sistem seharusnya membantu manusia dalam bekerja, mendapatkan informasi, mengelola informasi dan sebagainya.

Oleh karena itu tips yang pertama dalam memilih software yang tepat untuk bisnis Anda adalah: 

  1. Tentukan tujuan penggunaan sistem. Carilah software dengan fitur yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
  2. Plan jangka panjang, tetapi mulai dengan anak tangga pertama. Setelah tujuan ditentukan, coba pikirkan secara jangka panjang pengembangan sistem tersebut. Apakah sistem yang Anda pilih sudah bisa mencakup rencana jangka panjang Anda? Hal ini harus dipersiapkan, tapi jangan terlalu lama dalam menentukan. Perencanaan tanpa aksi juga tidak menghasilkan.
  3. Keluarlah dari zona nyaman Anda. Dalam implementasi software sangat banyak tantangan dan ketidaknyamanan yang harus Anda lalui. Semua kebiasaan-kebiasaan yang tidak rapi dan terlalu self-center harus disingkirkan untuk kepentingan semua stakeholder dalam perusahaan.
  4. Pilihlah pengembang yang berpengalaman dan selalu mengembangkan produk & layanannya. Sebagai salah satu pengembang dan penyedia solusi software akuntansi yang terbaik, kami terus berkomitmen untuk mengembangkan produk & layanan kami sehingga senantiasa relevan dengan kebutuhan market saat ini.

Kalau Anda masih kurang paham dan butuh bantuan konsultasi dengan orang yang ahli dan berpengalaman dalam membangun sistem dalam perusahaan, kami siap membantu Anda. Silahkan Anda dapat klik tombol di bawah ini untuk terhubung dalam Whatsapp kami.