10 Tips Memulai Usaha di Tahun 2023 - Refine Accounting
Skip to content

10 Tips Memulai Usaha di Tahun 2023

Sebuah usaha atau bisnis memiliki tantangan tersendiri di setiap fasenya. Untuk memulai usaha saja sudah ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, oleh karena itu di artikel ini kami akan membagikan 10 tips memulai usaha yang mudah untuk Anda ikuti dan anti gagal.

1. Tentukan industri yang Anda inginkan.

Sebelum masuk ke ide usaha, kerucutkan terlebih dahulu industri yang Anda inginkan. Ada beberapa industri seperti jasa, manufaktur dan distribusi atau perdagangan.

2. Tentukan produk / jasa yang Anda inginkan.

Setelah industri, lalu Anda harus menentukan produk atau jasa apa yang ingin Anda tawarkan? Apa solusi yang ingin Anda selesaikan dengan produk / jasa Anda? Apa nilai lebih dari produk dan jasa Anda dibandingkan dengan kompetitor?

3. Tentukan target audience / customer.

Banyak usaha gagal untuk mendeskripsikan target customer dengan baik. Semakin detail, semakin baik. Beberapa parameter yang mungkin dapat Anda gunakan untuk menentukan target audience seperti:

  1. Lokasi customer
  2. Jenis kelamin
  3. Umur
  4. Pekerjaan
  5. Status pernikahan
  6. Device yang digunakan, dll.

Dengan menentukan target audience, produk dan jasa Anda semakin disempurnakan untuk sesuai dengan target customer Anda.

4. Lakukan riset pasar.

Riset apa saja yang perlu dilakukan sebelum memulai usaha? Lakukan riset kompetitor, bagaimana posisi produk Anda dengan produk kompetitor. Apa kelebihan dan kekurangan produk Anda? Riset trend. Lakukan juga trend yang saat ini berjalan atau pernah berjalan apa? Trend ini dapat Anda gabungkan dengan kelebihan produk Anda sehingga posisi produk Anda semakin baik lagi.

5. Buat perencanaan supply chain yang baik.

Contoh perencanaan supply chain yang dimaksud adalah siapa supplier Anda? Apakah ada proses packaging tertentu yang dibutuhkan? Kemudian bagaimana produk / jasa Anda akan dikirimkan hingga sampai ke pelanggan? Anda dapat melengkapi lebih baik lagi perencanaan supply chain ini dengan karakteristik industri Anda.

6. Buat perencanaan modal yang baik.

Modal tidak hanya dibutuhkan untuk membeli bahan baku, Anda harus menghitung juga modal untuk administrasi, modal untuk promosi, modal untuk sewa tempat, dll. Banyak kesalahan yang dilakukan karena hanya menghitung kebutuhan modal dari pembelian bahan baku saja, padahal Anda butuh modal awal untuk operasional dan juga pemasaran di awal. Sebaiknya, Anda memiliki modal minimal untuk 3-6 bulan operasional usaha.

7. Lakukan pencatatan transaksi keuangan dengan baik.

Banyak pengusaha tidak melakukan pencatatan keuangan diawal memulai usaha dan baru sadar ketika usahanya sudah mulai kompleks. Hal ini sangat disayangkan karena pencatatan keuangan menjadi sangat kompleks ketika usaha sudah berjalan. Anda dapat memulai mencatat pembukuan sederhana dengan excel jika volume transaksi tidak terlalu banyak. Jika sudah cukup banyak Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan software accounting online. Menggunakan software accounting sangat membantu Anda dengan perhitungan-perhitungan akuntansi, sehingga Anda dapat lebih fokus ke pengelolaan usaha.

8. Membuat strategi pemasaran secara offline dan online

Tidak cukup hanya online atau offline. Kedua metode online dan offline harus dikerjakan secara bersamaan. Pemasaran secara offline lebih engage karena pelanggan langsung bertatap muka dengan Anda sebagai penjual. Pelanggan merasa aman bertransaksi karena pernah bertemu dengan Anda.

Begitu pula sebaliknya, memiliki toko atau kantor saja tidak cukup. Usaha Anda harus dapat ditemukan di media online. Berapa banyak hari ini orang yang mencari “toko hp di surabaya” sebelum membeli hp baru mereka? Atau mencari “alamat toko Maju Jaya” untuk menemukan lokasi toko Anda? Anda harus hadir baik di media online maupun media offline. Strategi pemasaran juga harus sinergi antara online dan offline.

9. Jangan Mudah Berubah

Rumput tetangga selalu lebih hijau bukan? Hari ini Anda melihat toko bahan bangunan lebih baik penjualannya, lalu Anda ubah toko Anda menjadi bahan bangunan. Kemudian besok Anda melihat jual soto lebih menguntungkan, maka berubah lagi menjadi kedai soto. Bagaimana usaha Anda akan maju jika selalu berubah.

Jika usaha Anda sepi, maka yang dilakukan adalah mencari solusi bagaimana meningkatkan traffic atau kunjungan orang ke bisnis Anda. Benahi kembali strategi pemasaran Anda, bukan merubah konsep bisnis.

10. Riset, Implementasi & Review

Mulai dari riset, jangan menunda-nunda pekerjaan, kemudian selalu ukur dan review performa usaha Anda, kemudian kembali ke riset. Usaha yang baik akan mengulang-ulang proses ini dan tidak akan pernah bosan. Karena bisnis harus selalu bertumbuh, masalah selalu ada, dan perubahan masyarakat selalu berubah. Oleh karena itu bisnis pun juga perlu terus melakukan riset dan menjalankan langkah-langkah strategis supaya selalu relevan dengan target market.

Bisnis yang tidak relevan dengan market tentu tidak akan pernah bisa bertahan dengan perubahan jaman dan teknologi.

Kesimpulan

Memulai sebuah usaha tentu tidak mudah. Memastikan usaha terus berjalan lebih susah lagi. Tetapi perubahan tidak akan terjadi jika Anda tidak melangkah. Oleh karena itu lakukan langkah sederhana dengan mengambil action plan yang jelas dan terukur mulai dari mengikuti tips memulai usaha ini.